Takalar, 14 November 2024 – Proyek rehabilitasi ruang kelas di UPT SDN 227 Impres Takalar II, yang dibiayai oleh Dana Alokasi Umum ( DAU ) Bidang Pendidikan Tahun 2024 dengan nilai kontrak mencapai Rp555.004.600, tengah menjadi sorotan. Investigasi mendalam yang dilakukan oleh Tim Lembaga Elang Hitam Nusantara Republik Indonesia (Elhan-Ri) menemukan sejumlah kejanggalan yang mengkhawatirkan.

Salah satu temuan utama adalah keraguan terhadap kualitas bahan bangunan yang digunakan dalam proyek ini. Para pekerja yang diwawancarai oleh tim investigasi mengungkapkan adanya kecurigaan terkait kualitas material yang digunakan. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai ketahanan dan keamanan bangunan setelah selesai direhabilitasi.

Selain masalah kualitas bahan, tim investigasi juga menemukan adanya dugaan pelanggaran terhadap penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lokasi proyek. Salah satu pekerja yang diwawancarai menyatakan bahwa selama bekerja, ia tidak pernah diberikan peralatan pelindung diri (APD) atau arahan terkait prosedur K3. Padahal, pentingnya penerapan K3 dalam setiap proyek konstruksi sudah seharusnya menjadi perhatian utama.

Menanggapi temuan ini, pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengakui bahwa biaya untuk pelaksanaan K3 telah dianggarkan

“biaya untuk pelaksanaan K3 telah dianggarkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan merupakan bagian dari kontrak kerja. dan kami juga menegaskan akan menegur konsultan pengawas serta memberikan surat teguran kepada penyedia jasa.” Ucapnya

Menanggapi temuan tim investigasi, Ketua bidang investigasi Lembaga Elhan-Ri, Adi Silele, menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus ini

” Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan akan melakukan koordinasi dengan Ketua Umum untuk mengambil langkah hukum lebih lanjut jika ditemukan indikasi adanya tindakan korupsi. Kami Elhan-Ri, berharap pihak terkait dapat segera mengambil tindakan perbaikan dan memastikan bahwa proyek rehabilitasi sekolah ini dapat berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku serta menghasilkan bangunan yang berkualitas dan aman bagi para siswa.” Pungkasnya

Temuan ini tentu menjadi perhatian publik, terutama para orang tua siswa di UPT SDN 227 Impres Takalar II. Mereka berharap agar pihak berwenang dapat segera menyelesaikan masalah ini dan memastikan bahwa dana yang telah dialokasikan untuk proyek rehabilitasi sekolah dapat digunakan secara efektif dan efisien.

Tinggalkan komentar

Recent posts

Quote of the week

Sederhana Saja dan tak perlu menampakkan diri untuk disegani, Tak perlu cari muka untuk dikagumi, cukup diam dan jalani.”

~ Adv.Mirwan.,SH.,MH

@2026 Buat situs web atau blog di WordPress.com id – Hak Cipta Dilindungi Undang-undang